Subscribe Us

header ads

Khawarij Menuduh Ahlus Sunnah Sebagai Murji'ah

Al-Imam Harb bin Ismail al-Kirmaani rahimahullah ta'ala mengatakan :

وأما الخوارج: فإنهم يسمون أهل السنة والجماعة مرجئة، وكذبت الخوارج [في قولهم]، بل هم المرجئة، يزعمون أنهم على إيمان [وحق] دون الناس، ومن خالفهم كفار

"Adapun Khawarij, sesungguhnya mereka menamai Ahlussunnah wal Jama'ah sebagai Murji'ah dan telah berdustalah Khawarij pada ucapan mereka, bahkan merekalah Murji'ah, mereka menduga bahwasanya mereka diatas keimanan dan kebenaran sedangkan manusia yang lain tidak dan orang yang menyelisihi mereka adalah orang-orang kafir". (Ijmaa'us Salaf Fil I'tiqaad cet. Daar al-Imam Ahmad, hlm. 99)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه الله تعالى berkata :

الخوارج: أمر النبي ﷺ بقتالهم ، لأن معهم ديناً فاسداً ، لا يصلح به دنيا ولا آخرة"

"Adapun kelompok khawarij, Nabi Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam memerintahkan untuk memerangi mereka. Karena mereka memiliki agama rusak, yang tidak layak di dunia maupun di akhirat." (Majmu'ul Fatawa: 28/291)

Suatu ketika Abdullah ibnul Mubarak mendatangi kota ar-Ray (sebuah kota yang letaknya di jantung negeri Khurasan).

Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki (bermazhab Khawarij) menghampirinya lalu berkata, “Hai Abu Abdirrahman (Ibnul Mubarak), apa pendapatmu tentang orang yang berzina, mencuri, dan minum khamr?” Beliau menjawab, “Aku tidak menganggapnya telah keluar dari keimanan.”

Demi mendengar jawaban itu, spontan laki-laki itu berkata, “Hai Abu Abdirrahman, di masa tuamu engkau telah menjadi Murji’ah?!”

Beliau menjawab, “Jangan engkau gelari aku dengan Murji’ah, sesungguhnya orang-orang Murji’ah itu mengatakan, ‘Kebaikan kita pasti diterima dan kejelekan kita pasti diampuni (karena menganggap tak ada bedanya antara kebaikan dan kejelekan dan tidak ada pengaruh bagi si pelakunya).’ Seandainya aku tahu kebaikan yang kulakukan pasti diterima tentulah aku mengklaim sebagai penghuni surga.”

___

Atsar ini dikeluarkan oleh al-Imam Abu ‘Utsman ash-Shabuni dalam Aqidatus Salaf wa Ashhabul Hadits hlm. 119—120, cetakan Darul Asinah

Wallahu'alam

Posting Komentar

0 Komentar