Subscribe Us

header ads

Ancaman Bagi Orang Yang Mokel

Mokel adalah istilah bahasa Jawa (populer di Malang, Jawa Timur) yang merujuk pada tindakan membatalkan puasa secara sengaja sebelum waktunya berbuka, biasanya dengan makan atau minum secara diam-diam. Istilah ini umum digunakan sebagai bahasa gaul atau cakapan informal saat bulan Ramadan. 

Mokel berbeda dengan tidak berpuasa karena alasan yang diperbolehkan seperti sakit, perjalanan jauh (musafir), atau haid. 

Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu'anhu,

Tentang mimpi Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah bermimpi di suatu hari, beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dibawa oleh 2 orang (Malaikat) diatas sebuah gunung yang terjal, kemudian beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam diminta untuk naik keatas, dan setelah beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam naik ke atas gunung tersebut sampai pada puncaknya, beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mendengar teriakan-teriakan yang sangat histeris keras, maka Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bertanya kepada 2 laki-laki tadi:

ما هذه الأصوات ؟، قالوا : هذا عوى أهل النار

"Ini suara apa?, maka kedua laki-laki tadi mengatakan: ini adalah teriakan-teriakannya penduduk neraka"

Kemudian beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dibawa ke sebuah tempat yang lain, dan beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melihat ada sekawanan orang dihukum, disiksa, digantung kakinya diatas kepalanya dibawah, dan bahwasanya beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melihat mulut orang-orang yang digantung tadi robek, mengalirkan darah, kemudian Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bertanya :

 من هؤلاء ؟، قال : هؤلاء الذين يفطرون قبل تحلة صومهم

"Siapa mereka-mereka ini? Kemudian dijawab: Mereka adalah suatu kaum yang sengaja berbuka sebelum tiba waktunya berbuka puasa" (Al-Mustadrak 'Alash Shahihain No. 1609) 

Wallahu a'lam

Posting Komentar

0 Komentar