1. Do'a melihat hilal
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ketika melihat hilal, beliau bersabda :
«اللهُ أَكْبَر، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَترْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ»
"Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini bagi kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufik menuju apa yang Engkau cintai dan ridhai. Rabb kami dan Rabbmu adalah Allah." (Hadits Riwayat At Tirmidzi : 3447 dan dishohihkan Al Albani dalam Al Kalim Ath Thoyyib : 91)
2. Cara berdo'a ketika melihat hilal
الشيخ الألباني رحمه الله:
تعليق الشيخ على الحديث في " الكلم الطيب" :
قال رحمه الله :
( تنبيه ) : يستقبل كثير من الناس الهلال عند الدعاء ، كما يستقبلون بمثله القبور ، وكل ذلك لا يجوز ، لما تقرر في الشرع أنه ( لا يستقبل بالدعاء إلا ما يستقبل بالصلاة ) وما أحسن ما روى ابن أبي شيبة ( 12 / 8 / 11 ) عن علي رضي الله عنه قال : إذا رأى الهلال فلا يرفع رأسه ، إنما يكفي من أحدكم أن يقول : ربي وربك الله ، وعن ابن عباس : أنه كره أن ينتصب للهلال ، ولكن يعترض ويقول : الله أكبر ... ) . أه
Asy Syaikh Albani rahimahullah mengomentari hadits (do'a melihat hilal) dalam "Al Kalim AthThayyib":
Beliau berkata :
(Peringatan)
"Banyak orang menghadap hilal saat berdo'a, sebagaimana mereka menghadap kuburan dengan cara yang sama, padahal semua itu tidak diperbolehkan, karena telah ditetapkan dalam syariat bahwa (tidaklah menghadap saat berdo'a kecuali apa yang dilakukan saat sholat).
Dan alangkah bagusnya apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah (12/8/11) dari Ali radhiyallahu anhu, beliau berkata :
"Jika seseorang melihat hilal, janganlah ia mengangkat kepalanya, cukuplah baginya untuk berkata : Rabbku dan Rabbmu adalah Allah. Dan dari Ibnu Abbas : bahwa ia tidak suka berdiri tegak menghadap hilal, tetapi ia berbaring dan berkata : Allahu Akbar...".
3. Hanya untuk yang melihat hilal
Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :
وظاهر الحديث أنه لا يدعى بهذا الدعاء إلا حين رؤية الهلال. أما من سمع به ولم يره فإنه لا يشرع له أن يقول ذلك.
48 سؤالا في الصيام - السؤال التاسع عشر
"Dan dhohir hadis menunjukkan bahwa do'a ini tidak diucapkan kecuali saat melihat hilal. Adapun orang yang mendengar tentangnya namun tidak melihatnya, maka tidak disyariatkan baginya untuk mengucapkannya." (48 Sualan fi Ash Shiyam - Sual 19)
4. Tidak khusus untuk hilal Ramadhan saja
Asy Syaikh Sholeh Al Fauzan hafidzohullah berkata :
لا أعلم دعاءً خاصًا يقال عند دخول شهر رمضان ،وإنما هو الدعاء العام عن سائر الشهور . هذا الدعاء الوارد عند رؤية الهلال لرمضان ولغيره أما أن يختص رمضان بأدعية تقال عند دخوله فلا أعلم شيئًا في ذلك لكن لو دعا المسلم بأن يعينه الله على صوم الشهر وأن يتقبله منه فلا حرج في ذلك لكن لا يتعين دعاء مخصص.
"Saya tidak mengetahui do'a khusus yang diucapkan saat masuk bulan Ramadhan. Do'a yang ada adalah do'a umum untuk semua bulan.
Doa ini adalah doa yang diucapkan saat melihat hilal untuk Ramadhan dan bulan-bulan lainnya. Adapun Ramadhan dikhususkan dengan do'a-do'a yang diucapkan saat memasukinya, maka saya tidak mengetahui adanya hal tersebut. Akan tetapi, jika seorang muslim berdo'a agar Allah menolongnya dalam berpuasa sebulan penuh dan menerima puasanya, maka tidak ada salahnya dalam hal itu, namun tidak ada do'a khusus yang ditentukan.
Wallahu a'lam

0 Komentar