Oleh : Buya Abu Yahya Tomy
Diantara perkara yg Allah peringatkan kepada ahlul kitab utk tidak melakukannya adalah agar mereka tidak mencampur adukkan antara kebenaran dengan kebatilan dan menyembunyikan kebenaran sedangkan mereka tahu kebenaran tersebut.
Begitu juga peringatan ini pun berlaku untuk ummat Nabi Muhammad shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Jangan hanya ingin mendapatkan dunia yg lebih atau ketenaran, atau apa pun itu, kita berani mengorbankan prinsip kebenaran kita dengan mencampur adukkannya dengan kebatilan, dan menyembunyikan kebenaran itu padahal kita mengetahuinya. Ingat..sangat berat hal itu nantinya di sisi Allah.
Ingat ...
Tidak sama antara manhaj salaf dengan manhaj hizbi. Dan keduanya tidak akan pernah bersatu selama-lamanya, sebagaimana tidak pernah bersatunya air dan minyak. Oleh karenanya jangan pernah berusaha menyatukannya. Karena nantinya kita akan terjatuh ke dalam madzhab "gado-gado"nya ahlul kitab. Berdiri diatas kebenaran walaupun sendirian, itu lebih baik daripada beramai-ramai diatas kebatilan.
Komentar Buya Abu Yahya Tomy atas terulangnya dakwah lintas manhaj ini :
"Ini sudah kesekian kalinya sepertinya..apakah ada kebutaan pada mata mereka atau mereka pura-pura tidak melihat, karena tergiur dgn dunia? نسأل الله العافية والسلامة"
Wallahu a'lam
0 Komentar