Subscribe Us

header ads

Hukum Membaca Qunut Witir

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

"وأما قنوت الوتر فللعلماء فيه ثلاثة أقوال: 

"Adapun tentang qunut witir, para ulama memiliki tiga pendapat :

قيل: لا يستحب بحال، لأنه لم يثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قنت في الوتر.

1. Sebagian ulama mengatakan bahwa qunut witir tidak disunnahkan dalam keadaan apa pun, karena tidak ada dalil yang shahih dari Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Sallam bahwa beliau melakukan qunut witir.

وقيل: بل يستحب في جميع السنة، كما ينقل عن ابن مسعود وغيره، ولأن في السنن أن النبي صلى الله عليه وسلم علم الحسن بن علي ـ رضي الله عنهما ـ دعاء يدعو به في قنوت الوتر.

2. Sebagian ulama lain mengatakan bahwa qunut witir disunnahkan sepanjang tahun, seperti yang diriwayatkan dari Ibn Mas'ud dan lain-lain. Selain itu, dalam sunnah disebutkan bahwa Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Sallam mengajarkan doa qunut witir kepada Al-Hasan bin Ali radhiyallahu 'anhu.

وقيل: بل يقنت في النصف الأخير من رمضان، كما كان أبي بن كعب يفعل.

3. Sebagian ulama lain mengatakan bahwa qunut witir hanya disunnahkan pada separuh akhir bulan Ramadan, seperti yang dilakukan oleh Ubay bin Ka'ab radhiyallahu 'anhu.

وحقيقة الأمر أن قنوت الوتر من جنس الدعاء السائغ في الصلاة، من شاء فعله، ومن شاء تركه، كما يخير الرجل أن يوتر بثلاث، أو خمس، أو سبع، وكما يخير إذا أوتر بثلاث إن شاء فصل، وإن شاء وصل، وكذلك يخير في دعاء القنوت إن شاء فعله، وإن شاء تركه.

Namun, hakikatnya adalah bahwa qunut witir termasuk dalam kategori doa yang diperbolehkan dalam shalat. Maka, siapa yang ingin melakukannya, boleh melakukannya, dan siapa yang tidak ingin melakukannya, boleh meninggalkannya. Seperti halnya seseorang memiliki pilihan untuk melakukan shalat witir dengan tiga, lima, atau tujuh rakaat, dan memiliki pilihan untuk memisahkan atau menggabungkan rakaat-rakaat tersebut. Demikian pula, seseorang memiliki pilihan untuk melakukan qunut witir atau tidak.

وإذا صلى بهم قيام رمضان فإن قنت في جميع الشهر فقد أحسن، وإن قنت في النصف الأخير فقد أحسن، وإن لم يقنت بحال فقد أحسن"

Jika seseorang melakukan qunut witir sepanjang bulan Ramadan, maka itu adalah baik. Jika seseorang melakukan qunut witir pada separuh akhir bulan Ramadan, maka itu juga baik. Dan jika seseorang tidak melakukan qunut witir sama sekali, maka itu juga baik."

___

Al-Fatawa Al-Kubra

Wallahu a'lam

Posting Komentar

0 Komentar